BintangToto

asetbola.com

SELAMAT DATANG DI ISTANA CERITA BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA

Saturday, August 24, 2019

Korban Cabut Laporan, Penahanan Begal Payudara di KRL Ditangguhkan



Pelaku begal payudara di KRL, Hengky Haposan (27) mendapat penangguhan penahanan. Penangguhan penahanan diberikan penyidik setelah korban mencabut laporannya.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan, antara pihak korban dengan tersangka telah terjadi kesepakatan perdamaian. Orang tua korban memutuskan untuk mencabut laporan polisi.”Jadi akhirnya ada pencabutan laporan setelah adanya perdamaian tersebut,” kata Kombes Argo Yuwono Sabtu (24/8/2019). Setelah adanya pernyataan damai antara kedua pihak, tersangka Hengky kemudian mengajukan penangguhan permohonan. Dengan berbagai pertimbangan, polisi akhirnya mengabulkan permohonan penangguhan tahanan tersangka.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku diamankan polisi setelah melakukan pelecehan terhadap korban di atas KRL pada Jumat (16/8) lalu. Perbuatan itu dilakukan tersangka sepanjang perjalanan KRL dari Stasiun Klender Baru ke Manggarai.Tersangka yang bekerja di sebuah rumah sakit di Jakarta itu, pada pukul 06.40 WIB pagi itu hendak berangkat kerja. Sedangkan korban hendak berangkat magang.Korban sempat mengira pelaku tidak sengaja menyenggolnya, karena kondisi di dalam kereta memang sedang penuh sesak. Namun tersangka berulang kali menyenggolnya di bagian payudara, sehingga korban menegurnya.
Tetapi rupanya setelah ditegur itu tersangka tidak berhenti. Hingga sesampainya di Stasiun Manggarai, korban berteriak.
Korban dan tersangka kemudian diturunkan dari atas kereta. Tidak lama kemudian polisi datang dan mengamankan tersangka.

Polisi masih mendalami motif pelecehan seksualtersangka Hengky Haposan (27) terhadap ABG perempuan yang dilakukan di atas KRL. Kepada polisi, pelaku mengaku khilaf.”Saya tanya ke pelaku, ‘Memang kamu nggak ketemu istri semalam?’ (Dijawab), ‘Ketemu, Pak. Ya saya khilaf, Pak,'” kata Kanit V Subdit Resmob Ditrserkrimum Polda Metro Jaya AKP 
Noor merasa tidak habis pikir atas perbuatan pelaku. Padahal pelaku baru saja menikah.”Baru nikah 3 Agustus kemarin,” imbuhnya.
Sementara itu, Hengky diketahui juga cukup berpendidikan. Dia bekerja di bagian legal di sebuah rumah sakit di kawasan Jakarta
“Ini masih kami cek status yang bersangkutan di rumah sakit tersebut,” ungkapnyaPolisi saat ini masih memeriksa Hengky. Hengky sebelumnya ditangkap setelah dilaporkan atas pelecehan seksual di atas KRL.
Perbuatan itu dilakukan pelaku selama dalam perjalanan dari Stasiun Klender Baru ke Stasiun Manggarai atau sekitar 20 menit. Pelaku memanfaatkan situasi berdesakan di dalam KRL.

Pelaku Begal Payudara Gerayangi Korban Selama Perjalanan 20 Menit di KRL

Pelaku begal payudara di KRL, Hengky Haposan (27), cukup lama menggerayangi korban ABG perempuan. Setidaknya pelaku melakukan perbuatan itu selama perjalanan KRL dari Stasiun Klender Baru ke Manggarai.”Itu sekitar 20 menitan perjalanan KRL, artinya dari selama awal berbuat sampai ketahuan itu sekitar 20 menit,” kata Kanit V Subdit Resmob Ditreksrimum Polda Metro Jaya AKP Noor Marghantara 
Noor mengatakan, Hengky mulai beraksi ketika korban naik dari Stasiun Klender Baru. Saat itu kondisi di dalam kereta penuh sesak.
“Pas naik itu sudah ada pelaku, karena berdesak-desakan si korban ini mengira pelaku nggak sengaja karena berdesakan,” kata Noor.Namun korban mulai merasakan keanehan. Hengky semakin intens meraba-raba bagian payudara korban.
“Kemudian diperingati sama korban ‘bapak bisa sopan nggak’, tetapi pelaku diam saja,” imbuhnya.Setelah diperingatkan, Hengky tetap melakukan perbuatannya. Perbuatannya itu dilakukan pelaku sepanjang perjalanan di KRL.”Posisi korban dan pelaku sama-sama berdiri. Korban tangan kanannya memegang hand grip, pelaku ada di sebelah kirinya membentuk huruf ‘T’. Terus tangannya dijulurkan ke korban,” tuturnya.
Semakin merasakan ketidaknyamanan, korban akhirnya berteriak setibanya KRL di Stasiun Manggarai. Teriakan korban membuat penumpang bereaksi, hingga akhirnya petugas PKD mengamankan Hengky.
Pelaku kemudian dijemput oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen dan AKP Noor Marghantara pada Kamis (15/8) kemarin. Korban kemudian membuat laporan polisi dan pelaku ditetapkan sebagai tersangka.



No comments:

Post a Comment

Prediksi Togel Sydney Jumat 10 April 2020

Prediksi Togel Sydney 10 April 2020 - Bagi para pencinta togel mereka pasti akan selalu berusaha untuk terus mendapat kemenangan dalam pe...