ISTANA CERITA Nyaris sepekan ini, warganet kembali dibikin heboh oleh aksi ‘nyleneh’ Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono yang rebahan dan guling-guling di jalan mulus. Ia santai saja ketika ada yang menganggap foto itu settingan atau rekayasa.
Begitu lah tabiatnya, santai. Dia tak peduli dengan komentar nyinyir. Baginya, rebahan dan guling-guling di jalan itu adalah caranya mengekspresikan kegembiraan, sekaligus doa dan harapan agar seluruh jalan di Banjarnegara mulus.
Ia pun tak ambil pusing ketika banyak yang nyinyir soal unggahan slip gaji bupati. Ia tetap melenggang santai dan bahkan menjadi bintang tamu talkshow di sebuah stasiun televisi nasional. Di luar aksi eksentriknya, Bupati Banjarnegara ini rupanya berhati lembut. Ia sangat mudah tersentuh tatkala ada orang kesusahan.
Bukan Budhi Sarwono namanya jika tak suka bikin heboh. Usai viral slip gaji, Bupati Banjarnegara ini kembali bikin ramai dunia maya dengan aksinya rebahan dan guling-guling di jalan.
Ya, beberapa hari terakhir ini foto sang bupati dengan pose ngempos (mengempaskan diri) di jalan bersama dua kepala dinas atau OPD kembali ramai menghiasi jagat medsos. Saking viralnya gaya Bupati Banjarnegara ini bahkan sampai ditiru oleh bocah-bocah SD.
Foto tersebut kali pertama diunggah oleh akun Instagram Kabupaten Banjarnegara awal pekan ketiga November 2019 ini. Mendadak sontak, unggahan nyleneh ini pun menuai komentar beragam.
Tak pelak, pose sang bupati ini pun menjadi konsumsi warganet. Di antara komentar positif, muncul pula komentar negatif alias nyinnyir.
Misalnya, komentar dari akun suwignyo.rk. Dia bertanya soal pencopotan pejabat yang tak becus urus jalan.
“Ini yang katanya mau dicopot gara gara gak becus urus jalan kok malah eksis bareng. Ah saya sudah faham,” tulis suwignyo.rk, di kolom komentar.
Ada pula komentar bernada heran. “Biar apa?,” tulis akun andriawan.
Berawal dari Instagram, foto Bupati Banjarnegara ini beredar kencang di Facebook hingga aplikasi perpesanan, WhatsApp. Lantas bagaimana komentar sang bupati?
Apa Maksud Bupati Rebahan dan Guling-Guling di Jalan?
Budhi mengaku aksinya rebahan di jalan itu murni spontan. Dia membantah ada setting atau rekayasa dari fotonya yang nyeleneh ini.
“Oh, itu foto murni. Tidak ada rekayasa sama sekali,” katanya, Kamis, 24 Oktober 2019.
Ikhwal foto viral ini, ia pun berkisah, Senin (21/10/2019) ia mengajak Kepala DPU PR, Tatang Rochyadi dan staf, Humas, staf Satpol PP dan Kodim, menengok jalan di Desa Petir Kecamatan Purwanegara khususnya Dusun Kayubima, Krinjing dan Sranti yang terisolir.Jalur tersebut juga menghubungkan denan kabupaten Kebumen. Ternyata kondisinya sangat buruk.
Saat rombongan bupati meninjau jalan ini, ia bahkan sempat marah kepada Kepala DPU PR. Kemarahan sang bupati pun diunggah di kanal berbagi video.“Kemarahan saya beralasan. Kok masih ada warga saya yang belum merdeka. Jalan di sini rusak parah,” ucapnya.
Janji Bupati Perbaiki Jalan Banjarnegara
Perjalanan di jalur rusak parah itu layaknya siksaan bagi Budhi. Itu makanya, begitu masuk ke jalan mulus, Budhi lega.“Nah, ketika pulang dari Desa Petir itulah, saya coba lewat ruas jalan Kutawuluh-Gumiwang yang benar-benar jalan jos. Lebar, halus, mulus. Spontan saya buka pintu mobil dan saya hempaskan tubuh ini ke tengah jalan. Itu ekspresi kegembiraan saya. Kok jalannya bagus sekali,” ujarnya.
Saking bahagianya bertemu dengan jalan bagus, Budhi bahkan sempat berguling. Tetapi, saat berguling pun ia sempat mengucapkan syukur. Ada harapan dan doa dalam aksinya.
“Saya ingin Desa Petir Kayubima dan seterusnya segera menikmati jalan bagus seperti ini. Air juga melimpah. Saya gembira sekali waktu itu, sekaligus termotivasi untuk segera mewujudkan pembangunan jalan Desa Petir Kayubima,” dia menjelaskan.Perangkat Desa Petir yang enggan disebut namanya mengatakan, Pemdes sudah lama mengajukan pembangunan jalan itu. Namun, baru kali ini ada titik terang.
No comments:
Post a Comment